Bantuan tersebut diperuntukkan bagi operasional sejumlah asrama mahasiswa, yakni Asrama Besar Mamberamo Raya, Asrama Putri, Asrama Bauzi, Asrama GIDI, serta asrama mahasiswa Mamberamo Raya di Kabupaten Kepulauan Yapen, Serui.
Adapun besaran bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing asrama. Asrama Besar Mamberamo Raya memperoleh Rp300 juta, Asrama Putri Rp150 juta, sedangkan Asrama Bauzi mendapatkan Rp100 juta.
Dana bantuan tersebut disalurkan langsung ke rekening masing-masing asrama. Namun, penyerahannya secara simbolis dilakukan Bupati Robby Rumansara kepada para ketua asrama dalam acara yang berlangsung di Asrama Besar Mamberamo Raya, Jalan Perumnas I Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, dan disaksikan pengurus Himpunan Mahasiswa Mamberamo Raya.
Bupati Robby Rumansara mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap mahasiswa Mamberamo Raya yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan.

Baca juga: Bupati Rumansara Hadiri Paripurna DPRK Bahas Perubahan APBD Mamberamo Raya
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membutuhkan dukungan dalam bentuk fasilitas pendidikan, tetapi juga dukungan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama tinggal di asrama.
“Jangan dilihat dari besar kecilnya bantuan. Yang penting kita bersyukur karena pemerintah daerah masih bisa memberikan bantuan dan harus digunakan sesuai kebutuhan masing-masing,” ujar Robby.
Ia berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional asrama, seperti pembayaran listrik, air, kebutuhan makan dan minum, serta kebutuhan lainnya.
“Jangan sampai tugas-tugas sebagai mahasiswa terganggu hanya karena kebutuhan makan dan minum tidak terpenuhi. Kita berharap teman-teman mahasiswa tetap bisa mengikuti perkuliahan dengan baik sampai menyelesaikan pendidikan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mamberamo Raya Keven Totouw menegaskan bahwa kondisi mahasiswa di kota studi perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di Jayapura maupun Kabupaten Kepulauan Yapen menghadapi berbagai kebutuhan hidup yang harus dipikirkan bersama.
“Dalam kondisi sekarang, untuk mencari makan saja mahasiswa sudah sulit. Karena itu, kita harus memikirkan bagaimana mahasiswa kita bisa tetap menimba ilmu dengan baik. Kebutuhan makan dan minum, listrik, air dan kebutuhan asrama harus kita perhatikan,” kata Keven.
Ia berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi dukungan secara materi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi mahasiswa untuk terus menyelesaikan pendidikan dan kelak memberikan kontribusi bagi pembangunan Mamberamo Raya.
“Dengan adanya bantuan ini, mudah-mudahan menjadi penyemangat bagi teman-teman mahasiswa. Kita ingin Mamberamo Raya ke depan mengalami perubahan. Karena itu, perhatian terhadap mahasiswa harus terus diberikan,” ujarnya.

Baca juga: Bupati Mamberamo Sentil Pemerintah Pusat: Pelayanan Papua Bisa Lumpuh Jika Anggaran Terus Dipangkas
Keven menjelaskan, perhatian Pemkab terhadap asrama mahasiswa akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Kondisi tersebut tidak terlepas dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang turut berdampak pada kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai berbagai program.
“Untuk asrama, kita sesuaikan dengan kondisi dan kemampuan anggaran yang ada. Saat ini pemerintah juga sedang melakukan efisiensi anggaran, sehingga apa yang bisa diberikan Pemda akan kita sesuaikan dengan kemampuan yang ada,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemkab Mamberamo Raya juga telah menerima proposal dari mahasiswa Asrama Bauzi terkait rencana pembangunan dan pembenahan fasilitas asrama di Jayapura.
Keven mengatakan perhatian pemerintah daerah ke depan diharapkan tidak hanya menyasar mahasiswa yang berada di Jayapura dan Serui, tetapi juga mahasiswa Mamberamo Raya yang sedang menempuh pendidikan di berbagai daerah di Indonesia.
“Bukan hanya asrama yang ada di Papua, tetapi juga mahasiswa kita yang berada di luar Papua, seperti Sulawesi, Jawa, Bali sampai Kalimantan. Pemerintah daerah akan memberikan perhatian secara bertahap sesuai kemampuan,” pungkasnya.