Uji kompetensi ini menyasar tiga aspek kemampuan, yakni manajerial, sosial budaya, dan teknis. Ketiganya menjadi dasar bagi panitia seleksi untuk menilai kompetensi peserta sebelum hasilnya disodorkan kepada Bupati Mamberamo Raya sebagai bahan pertimbangan.
Ketua Panitia Seleksi Uji Kompetensi JPT Pratama Kabupaten Mamberamo Raya, Yohanis Walilo, mengatakan penilaian dilakukan untuk melihat kemampuan para peserta dalam menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing.
“Tiga aspek yang kita nilai dari para peserta, yaitu kompetensi manajerial, kompetensi sosial budaya, dan kompetensi teknis,” ujar Yohanis yang juga menjabat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Provinsi Papua pada Sabtu (24/10).
Menurut Yohanis, setiap peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan dengan saksama. Panitia selanjutnya akan menyampaikan rekomendasi kepada bupati berdasarkan bobot nilai yang diperoleh masing-masing peserta.
Di tingkat pelaksana, BKPSDM Kabupaten Mamberamo Raya turut menelusuri rekam jejak jabatan para peserta. Penilaian juga dilakukan melalui wawancara untuk memperoleh gambaran mengenai kompetensi dan kualifikasi mereka.
Pelaksana Tugas Kepala BKPSDM Kabupaten Mamberamo Raya, Lambertus Fonataba, berharap proses tersebut dapat menjaring calon pimpinan yang memiliki kecakapan manajerial sesuai bidang tugas yang akan diemban.
Dengan bekal kompetensi yang memadai, pejabat yang nantinya terpilih diharapkan mampu mengemban tanggung jawab sekaligus mendorong pelayanan pemerintahan berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Mamberamo Raya, Frangky G. Lilihata, menempatkan uji kompetensi tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan kinerja pemerintahan daerah.
“Hari ini dengan tahapan yang ada, kita boleh melaksanakan uji kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama. sehingga mampu meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Mamberamo Raya,” kata Frangky. (KR)