Selamat Datang Disitus Resmi Kabupaten Mamberamo Raya Provinsi Papua

6 CJH Mambraya Resmi Dilepas Oleh Bupati Dasinapa

Jayapura, Bertempat di hotel Front One, kawasan  Ruko Dok II, , Senin (8/7/2019), Bupati Mamberamo Raya (Mambraya) Dorinus Dasinapa, A.Ks, S.Sos menyerahkan bantuan dana manasik haji sekaligus melepas 6 orang calon jamaah haji (CJH).

Hadir pula, Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, Kepala BPKAD, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung serta pengurus MUI Mambraya.

Bupati dalam sambutannya, mengakui selama ini untuk naik haji itu sangatlah sulit karena CJH harus antre puluhan tahun untuk bisa ke bagian jatah mengikuti ibadah haji di tanah suci.

“Bahkan untuk Kabupaten Mamberamo Raya selama 7 tahun, akhirnya baru bisa memberangkatkan sebanyak 6 calon jemaah haji tahun ini,” akuinya.

Bupati mengharapkan kepada 6 CJH asal Mambraya yang akan menunaikan ibadah haji, untuk turut mendoakan baik Pemerintah maupun masyarakat.

“Sehingga Tuhan Yang Maha Kuasa bisa memberikan berkat kepada Kabupaten Mamberamo Raya yang mengarah kepada perubahan,” harapnya.

Bupati secara pribadi, menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Kesempatan ini merupakan doa kita bersama. Doa dari umat Tuhan yang hidup bersama dan berdampingan serta menjaga toleransi antar sesama penganut agama di Kabupaten Mamberamo Raya,” imbuhnya.

Bupati juga pada kesempatan itu, mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Mambraya baik Muslim maupun Kristen untuk sama-sama menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurutnya, wujud toleransi antar umat beragama di kabupaten yang dipimpinnya ini tentu juga dalam rangka menjaga kesatuan NKRI di wilayah itu.

Kepala Kantor Kemenag Mambraya, Redikson Pakpahan, SE, M.Si dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Mambraya dalam hal ini Bupati Dorinus Dasinapa.

Diakuinya pula, semua ini terjadi bukan karena kehebatan manusia namun karena campur tangan Tuhan sehingga 6 CJH ini bisa diberangkatkan ke tanah suci Mekah.

“Hal ini juga merupakan cita-cita kita bersama tentu untuk menjaga toleransi antar umat beragama di daerah ini,” tukasnya. (kominfomambraya)