Burmeso, jurnalmamberamofoja.com – Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya mencatat sejarah baru dengan menggelar pendidikan dan pelatihan prajabatan CPNS serta orientasi PPPK dan THK2 formasi 2021 langsung di ibu kota kabupaten, Burmeso, Jumat (10/4).
Bupati Mamberamo Raya, Robby Wilson Rumansara, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di daerah sendiri sejak kabupaten ini dimekarkan pada 2008. Ia menegaskan, meski dihadapkan pada keterbatasan fasilitas, pemerintah daerah tetap berkomitmen menghadirkan pembinaan ASN yang lebih dekat dengan realitas tugas mereka.
Menurut Robby, pelaksanaan prajabatan di tempat tugas menjadi langkah strategis agar para aparatur sipil negara dapat mengenal lingkungan kerja secara langsung, sekaligus dibentuk dalam aspek disiplin, loyalitas, dan integritas sejak awal pengabdian.
“Selama ini prajabatan dilakukan di luar daerah. Sekarang kita mulai di Mamberamo Raya agar ASN benar-benar memahami kondisi wilayah tempat mereka bekerja,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua dan BPSDM yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan ini dapat terlaksana di Mamberamo Raya. Ia berharap ke depan daerahnya mampu menjadi pusat pelatihan ASN, tidak hanya bagi internal daerah tetapi juga bagi kabupaten lain.
Lebih jauh, Robby menekankan pentingnya komitmen ASN untuk hadir dan bekerja di wilayah penempatan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah akan melakukan penertiban terhadap ASN yang tidak aktif menjalankan tugas.
“Kalau sudah diangkat di sini, maka harus mengabdi di sini. Jangan cari kerja di Mamberamo Raya tapi bekerja di luar. Ini akan kita tertibkan secara bertahap,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung kebijakan tersebut karena keberadaan ASN sangat berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan publik di daerah.
Sementara itu, Plt. Kepala BPSDM Provinsi Papua, Emanuel Korey, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Mamberamo Raya yang berani melaksanakan prajabatan secara mandiri di daerah.
Ia mengingatkan para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan serius dan disiplin, mengingat proses panjang yang telah dilalui hingga akhirnya diangkat sebagai ASN.
“Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan baik. Ikuti seluruh proses selama tujuh hari ke depan dengan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Manuel juga menekankan bahwa pelatihan prajabatan memiliki dampak langsung terhadap kinerja ASN di masa depan, sehingga partisipasi aktif dan kedisiplinan peserta menjadi kunci keberhasilan.
Kegiatan yang berlangsung selama sepekan ini diharapkan mampu mencetak ASN yang profesional, berintegritas, serta siap mengabdi bagi masyarakat Mamberamo Raya.
Laporan: Roy Hamadi