Kapolda Papua, Irjen Pol Boy Rafly Amar dalam keunjungan nya ke Kabupaten Sarmi Papua menyempatkan diri mengunjungi Kampung Amsira. Kapolda dan rombongan mensosialisasikan Kampung ATM kepada warga kampung Amsira, Sabtu (04/08/18).

KAMPUNG ATM adalah kepanjangan dari Program Komunikasi Aktif Membangun Peradaban Utama Nilai Gotong Royong (kampung)  Aman Tentram Mandiri (ATM).

“ Kampung ATM ini nilai utamanya adalah gotong royong dan merupakan ciri khas bangsa Indonesia, kalau Semangat ini ada maka Tidak ada masyarakat yang terlantar dan ini di koordinir oleh bapak bupati dalam upaya mencapai kesejahteraan, “ Ungkap Kapolda Boy.

Lanjut Boy, dibawah kepemimpinan Presiden RI Ir. Joko Widodo, pembangunan harus sampai di kampung dan buktinya kepala kampung juga dapat dana kampung untuk membangun di wilayahnya.
“ Membangun berarti meningkatkan fasilitas yang ada di kampung. Saya mendengar bapak dan ibu sekalian bergerak di bidang pertanian, tingkatkan metode bertani modern sehingga hasil pertanian dapat dinikmati bukan di sini saja tapi bisa disalurkan ke Jayapura maupun daerah lain,  oleh karena itu perlu bimbingan dari pimpinan daerah yaitu pihak terkait, “tambah Boy.

Mantan Kadiv Humas Polri itu juga menekankan bila pihak Kepolisian akan ikut bahagia bila masyarakat sejahtera. Boy berpesan untuk dapat bahagia perlu mempertahankan nilai adat oleh karena itu peran tokoh agama dan tokoh adat sangat penting agar masyarakat kita tidak terpengaruh hal yang negatif.

“ Kita lihat bahwa tindak kejahatan itu ada pengaruh nya dari minuman keras, oleh karena itu peran tokoh agama sangat penting. “ saya mengajak para tokoh agama agar menyuarakan anti Miras, narkoba dan sex bebas kepada generasi muda di sarmi. “ imbuh Boy.

Terkait pertanyaan dan masukan dari salah satu warga tentang peluang anak asli sarmi masuk polisi, Kapolda menyatakan Polda Papua siap mengakomodir hal tersebut, namun harus sesuai dengan kriteria yang berlaku.

“ Tahun lalu kita telah mengadakan MOU dengan Pemda Papua dengan harapan anak Papua bisa menjadi Polri , Kita mengharapkan nantinya 70 persen adalah orang asli Papua. Kami akan perintahkan kepada Polres jajaran untuk mendidik anak-anak sejak dini agar kedepan mereka telah siap untuk di didik menjadi anggota Kepolisian, “Pungkas Boy.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sarmi Drs. Edward Fonataba, MM, Irwasda Papua Kombes Pol Drs. Mulyadi Kaharni, Kabid Keu Polda Papua Kombespol Tachwil Ichsan, Kapolres Sarmi AKBP Paul Saukoly, Dandim Sarmi Letkol Arm. H. Pasireron serta para Kepala Kampung dan masyarakat Kampung Amsira. (Nug)